www.Jupridhvideostudio.tk. Diberdayakan oleh Blogger.


Radioku FM

Download aplikasiny disini radioku FM V5
Selamat datang di Radioku FM radionya pecinta musik dari seluruh indonesia. Disini kawan kawan dari seluruh indonesia bisa berkiim salam dan rikues music sesuka hati tinggal sms Ke
0838-6517-4337 atau ke facebook saya Jupridh
Like juga Halaman kami dan Mitra kami:
Untuk jamtayang Radioku FM untuk saat ini tidak On Air setiaphari bisa di lihat jadwalnya dibawah ini.

Radioku Fm Mengudara Setiap hari :
Jumat dan sabtu Dari Pukul 14:00 - 18:00 Wib
Minggu Dari Pukul 14:00 - 20:00 Wib
Sponsor
Jupridh Video Studio
Pags Facebook
Radioku FM
Penyiar
Jupri Dwi Hanantyo
Tinggalkan sedikit komentar Untuk blog ini :)
Tampilkan postingan dengan label ELT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ELT. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 September 2010

Resistor
Resistor adalah komponen
elektronika yang berfungsi untuk
memberikan hambatan terhadap
aliran arus listrik. Dalam rangkaian
listrik dibutuhkan resistor dengan
spesifikasi tertentu, seperti besar
hambatan, arus maksimum yang
boleh dilewatkan dan karakteristik
hambatan terhadap suhu dan panas.
Resistor memberikan hambatan agar
komponen yang diberi tegangan
tidak dialiri dengan arus yang besar,
serta dapat digunakan sebagai
pembagi tegangan.
Kapasitor
kapasitor adalah komponen elektrik
yang berfungsi untuk menyimpan
muatan listrik. Salah satu jenis
kapasitor adalah kapasitor keeping
sejajar. Kapasitor ini terdiri dari dua
buah keping metal sejajar yang
dipisahkan oleh isolator yang
disebut dielektrik. Bila kapasitor
dihubungkan ke batere kapasitor
terisi hingga beda potensial antara
kedua terminalnya sama dengan
tegangan batere. Jika batere
dicabut, muatan-muatan listrik akan
habis dalam waktu yang sangat
lama, terkecuali bila sebuah
konduktor dihubungkan pada kedua
terminal kapasitor.
Dioda
Dioda adalah devais semikonduktor
yang mengalirkan arus satu arah
saja. Dioda terbuat dari Germanium
atau Silicon yang lebih dikenal
dengan Dioda Junction. Dioda juga
digunakan pada adaptor yang
berfungsi sebagai penyearah dari
sinyal AC ke DC.
LED (Light Emitting diode)
LED merupakan komponen yang
dapat mengeluarkan emisi cahaya.
LED merupakan produk temuan lain
setelah dioda. Strukturnya juga
sama dengan dioda, tetapi
belakangan ditemukan bahwa
elektron yang menerjang
sambungan P-N juga melepaskan
energi berupa energi panas dan
energi cahaya. LED dibuat agar lebih
efisien jika mengeluarkan cahaya.
Untuk mendapatkan emisi cahaya
pada semikonduktor, doping yang
pakai adalah galium, arsenic dan
phosporus. Jenis doping yang
berbeda menghasilkan warna
cahaya yang berbeda pula.
Pada saat ini warna-warna cahaya
LED yang banyak ada adalah warna
merah, kuning dan hijau.LED
berwarna biru sangat langka. Pada
dasarnya semua warna bisa
dihasilkan, namun akan menjadi
sangat mahal dan tidak efisien.
Dalam memilih LED selain warna,
perlu diperhatikan tegangan kerja,
arus maksimum dan disipasi
dayanya.
Relay
Transistor tidak dapat berfungsi
sebagai sebagai switch (saklar)
tegangan DC atau tegangan
tinggi .Selain itu, umumnya tidak
digunakan sebagai switching untuk
arus besar (>5 A). Dalam hal ini,
penggunakan relay sangatlah tepat.
Relay berfungsi sebagai saklar yang
bekerja berdasarkan input yang
dimilikinya.
Keuntungan relay :
• dapat switch AC dan DC, transistor
hanya switch DC
• Relay dapat switch tegangan
tinggi, transistor tidak dapat
• Relay pilihan yang tepat untuk
switching arus yang besar
• Relay dapat switch banyak kontak
dalam 1 waktu
Kekurangan relay :
• Relay ukurannya jauh lebih besar
daripada transistor
• Relay tidak dapat switch dengan
cepat
• Relay butuh daya lebih besar
disbanding transistor
• Relay membutuhkan arus input
yang besar
Transistor
Transistor bipolar biasanya
digunakan sebagai saklar elektronik
dan penguat pada rangkaian
elektronika digital. Transistor
memiliki 3 terminal. Transistor
biasanya dibuat dari bahan silikon
atau germanium. Tiga kaki yang
berlainan membentuk transistor
bipolar adalah emitor, basis dan
kolektor. Mereka dapat
dikombinasikan menjadi jenis N-P-N
atau P-N-P yang menjadi satu
sebagai tiga kaki transistor. Gambar
di bawah memperlihatkan bentuk
dan simbol untuk jenis NPN. (Pada
transistor PNP, panah emitor
berlawanan arah).
Gambar Simbol Transistor NPN dan
PNP
rangkaian elektronik, sinyal
inputnya adalah 1 atau 0 ini selalu
dipakai pada basis transistor, yang
mana kolektor dan emitor sebagai
penghubung untuk pemutus (short)
atau sebagai pembuka rangkaian.
Aturan/prosedur transistor sebagai
berikut:
•Pada transistor NPN, memberikan
tegangan positif dari basis ke emitor,
menyebabkan hubungan kolektor ke
emitter terhubung singkat, yang
menyebabkan transistor aktif (on).
Memberikan tegangan negatif atau 0
V dari basis ke emitor menyebabkan
hubungan kolektor dan emitor
terbuka, yang disebut transistor
mati (off)
•Pada PNP transistor PNP,
memberikan tegangan negatif dari
basis ke emitor ini akan menyalakan
transistor (on ). Dan memberikan
tegangan positif atau 0 V dari basis
ke emitor ini akan membuat
transistor mati (off).
Mengenal Sensor Cahaya
Resistor jenis lainnya adalah Light
dependent resistor (LDR). Resistansi
LDR berubah seiring dengan
perubahan intensitas cahaya yang
mengenainya. Dalam keadaan gelap
resistansi LDR sekitar 10 MΩ dan
dalam keadaan terang sebesar 1KΩ
atau kurang. LDR terbuat dari bahan
semikonduktor seperti kadmium
sulfida. Dengan bahan ini energi dari
cahaya yang jatuh menyebabkan
lebih banyak muatan yang dilepas
atau arus listrik meningkat. Artinya
resistansi bahan telah mengalami
penurunan.
LDR digunakan untuk mengubah
energi cahaya menjadi energi listrik.
Saklar cahaya otomatis dan alarm
pencuri adalah beberapa contoh alat
yang menggunakan LDR. Akan tetapi
karena responsnya terhadap cahaya
cukup lambat, LDR tidak digunakan
pada situasi dimana intesitas cahaya
berubah secara drastis.
Gambar Sensor Cahaya LDR
Sensor cahaya berfungsi untuk
mendeteksi cahaya yang ada di
sekitar kita. Sensor yang terkenal
untuk mendeteksi cahaya ialah LDR
(Light Dependent Resistor). Sensor
ini akan berubah nilai hambatannya
apabila ada perubahan tingkat
kecerahan cahaya.
Prinsip inilah yang akan kita
gunakan untuk mengaktifkan
transistor untuk dapat
menggerakkan motor DC (mirip
dengan dinamo pada mainan mobil-
mobilan anak-anak). Perubahan nilai
hambatan pada LDR tersebut akan
menyebabkan perubahan beda
tegangan pada input basis
transistor, sehingga akan
mengaktif/nonaktifkan transistor.
Penerapan lain dari sensor LDR ini
ialah pada Alarm Pencuri.

Jumat, 24 September 2010

IC

Posted by jupridh On 06.54
IC adalah kepanjangan dari
Integrated Circuit. IC terbentuk dari
sebuah rangkaian yang sudah
terintegrasi dan dibuat dalam satu
buah chip komponen. Komponen IC
sering dijumpai terutama pada
Komputer, TV, Audio Hi-Fi, Radio dan
Ponsel. Jenis IC yang paling populer
adalah IC Op-Amp (operational
amplifier) dan Mikroprosessor/
Mikrocontroller. IC tersusun dari
banyak komponen semikonduktor
seperti Transistor dan Mosfet. Dalam
teknik Digital IC logika yang tersusun
dari transistor disebut IC TTL dan
yang tersusun dari Mosfet disebut IC
CMOS.
Simbol IC bermacam-macam sesuai
dengan jumlah kakinya. Biasanya
menggunakan bentuk kotak dan
segitiga.
Contoh Simbol IC :
Contoh Simbol IC
Bentuk Fisik IC :
Contoh Bentuk Fisik IC
Contoh Skema Rangkaian yang
menggunakan IC :
Contoh Rangkaian menggunakan
IC
Contoh IC :
1. Op-Amp = LM741, LM324, TL084,
LF356
2. Microcontroller = AT89C51,
AT89C2051
3. Power Amp = STK4132, STK4192,
STK050, TDA2030, TDA2050
4. TV = TA8569, TDA8841, TDA8361,
TA8718
5. Radio = LA1260, LA3361, TA2003,
TEA5711
6. Audio = LA3600, LA3220, LM1894
Mengetahui Pabrik IC melalui Nama
IC :
1. LM adalah IC buatan NATIONAL
PANASONIC
Contoh : LM324
2. LA, LB, LC adalah IC buatan SANYO
Contoh : LA1260, LB1403, LC7213
3. CXA, CXD adalah IC buatan SONY
Contoh : CXA1213, CXD1051
4. TDA, TBA, TEA adalah IC buatan
PHILIPS dan SGS THOMPSON
Contoh :TDA8361, TBA120,
TEA5711
5. TA, TB, TC adalah IC buatan
TOSHIBA
Contoh : TA8210, TB1229, TC1209
6. KA, KB adalah IC buatan SAMSUNG
Contoh : KA431
7. STK adalah IC Power buatan SANYO
Contoh : STK050

Multimeter digunakan untukmengukur arus DC

Posted by jupridh On 06.31
Untuk mengukur arus DC dari suatu
sumber arus DC, skalar pemilih pada
multimeter diputar ke posisi DCmA
dengan batas ukur 500 mA. Kedua
test lead multimeter
dihubungkan secara seri pada
rangkaian sumber DC (perhatikan
Gambar 4 di bawah)
Multimeter digunakan untuk
mengukur arus DC
Ketelitian paling tinggi akan
didapatkan bila jarum penunjuk
multimeter pada kedudukan
maksimum. Untuk mendapatkan
kedudukan maksimum, skalar pilih
diputar
setahap demi setahap untuk
mengubah had ukurnya dari 500 mA;
250 mA; dan 0, 25 mA. Yang perlu
diperhatikan adalah bila jarum sudah
didapatkan kedudukan maksimal
jangan sampai batas ukurnya
diperkecil lagi, karena dapat
merosakkan multimeter.
Multimeter digunakan untuk
mengukur Voltan AC
Untuk mengukur voltan AC dari
suatu sumber elektrik AC, skalar
pemilih multimeter diputar pada
kedudukan ACV dengan batas ukur
yang paling besar misal 1000 V.
Kedua
test lead multimeter dihubungkan ke
kedua kutub sumber elektrik AC
tanpa memandang kutub positif
atau negatif. Selanjutnya caranya
sama dengan cara mengukur voltan
DC di atas.

mutitester sebagai pengukur volt DC

Posted by jupridh On 06.25
Multimeter digunakan untuk
mengukur Voltan DC
Untuk mengukur Voltan DC (misal
dari bateri atau power supply DC),
skalar pemilih multimeter ditetapkan
pada kedudukan DCV dengan had
ukur yang lebih besar dari voltan
yang akan diukur. Test lead merah
pada kutub (+) multimeter
dihubungkan ke kutub positif
sumber voltan DC yang akan diukur,
dan test lead hitam pada kutub (-)
multimeter dihubungkan ke kutub
negatip (-) dari sumber tegangan
yang akan diukur. Hubungan
semacam ini disebut hubungan
paralel. Untuk mendapatkan
ketelitian yang paling tinggi,
usahakan jarum penunjuk meter
berada pada kedudukan paling
maksimum, caranya dengan
memperkecil batas ukurnya secara
bertahap dari 1000 V ke 500 V; 250 V
dan seterusnya. Dalam hal ini yang
perlu diperhatikan adalah bila jarum
sudah didapatkan kedudukan
maksimal jangan sampai batas
ukurnya diperkecil lagi, karena dapat
merosakkan multimeter.

multi tester sebagai pengukur ringtangan

Posted by jupridh On 06.23
Multimeter digunakan untuk
mengukur rintangan
Untuk mengukur rintangan suatu
resistor, posisi skalar pemilih
multimeter diatur pada kedudukan
dengan batas ukur x 1. Test lead
merah dan test lead hitam saling
dihubungkan dengan tangan kiri,
kemudian tangan kanan mengatur
tombol pengatur kedudukan jarum
pada posisi nol pada skala . Jika
jarum penunjuk meter tidak dapat
diatur pada posisi nol, berarti
baterainya sudah lemah dan harus
diganti dengan baterai yang baru.
Langkah selanjutnya kedua hujung
test lead dihubungkan pada hujung-
hujung resistor yang akan diukur
rintanganya. Cara membaca
penunjukan jarum meter sedemikian
rupa sehingga mata kita tegak lurus
dengan jarum meter dan
tidak terlihat garis bayangan jarum
meter. Supaya ketelitian tinggi
kedudukan jarum penunjuk meter
berada pada bagian tengah daerah
tahanan. Jika jarum penunjuk meter
berada pada bagian kiri (mendekati
maksimum), maka batas ukurnya di
ubah dengan memutar skalar
pemilih padaposisi x 10. Selanjutnya
dilakukan lagi pengaturan jarum
penunjuk meter pada kedudukan
nol, kemudian dilakukan lagi
pengukuran terhadap resistor
tersebut dan hasil pengukurannya
adalah penunjukan jarum meter
dikalikan
10 . Apabila dengan batas ukur x 10
jarum penunjuk meter masih berada
di bagian kiri daerah tahanan, maka
batas ukurnya diubah lagi menjadi K
dan dilakukan proses
yang sama seperti waktu mengganti
batas ukur x 10.Pembacaan hasilnya
pada skala K, yaitu angka
penunjukan jarum meter dikalikan
dengan 1 K

cara pengaturan awal multimeter

Posted by jupridh On 06.21
Adapun cara pemakaian multimeter
adalah pertama-tama jarum
penunjuk meter diperiksa apakah
sudah tepat pada angka 0 pada
skala DCmA , DCV atau ACV posisi
jarum nol di
bagian kiri (lihat gambar 3a), dan
untuk skala ohmmeter posisi jarum
nol di bagian kanan (lihat gambar
3b). Jika belum tepat harus diatur
dengan memutar sekrup pengatur
kedudukan jarum penunjuk meter ke
kiri atau ke kanan dengan
menggunakan obeng pipih (-) kecil.

bagian bagian multimeter

Posted by jupridh On 06.18
ultimeter dapat
dijelaskan bagian-bagian dan
fungsinya :
(1) Sekrup pengatur kedudukan
jarum penunjuk (Zero
Adjust Screw), berfungsi untuk
mengatur kedudukan
jarum penunjuk dengan cara
memutar sekrupnya ke
kanan atau ke kiri dengan
menggunakan obeng pipih
kecil.
(2) Tombol pengatur jarum penunjuk
pada kedudukan zero
(Zero Ohm Adjust Knob), berfungsi
untuk mengatur
jarum penunjuk pada posisi nol.
Caranya : saklar
pemilih diputar pada posisi (Ohm),
test lead + (merah
dihubungkan ke test lead – (hitam),
kemudian tombol
pengatur kedudukan 0 diputar ke
kiri atau ke kanan
sehingga menunjuk pada kedudukan
0 .
(3) Saklar pemilih (Range Selector
Switch), berfungsi untuk
memilih posisi pengukuran dan
batas ukurannya.
Multimeter biasanya terdiri dari
empat posisi
pengukuran, yaitu :
(4) Posisi (Ohm) berarti multimeter
berfungsi sebagai
ohmmeter, yang terdiri dari tiga
batas ukur : x 1; x 10;
dan K 
(5) Posisi ACV (Volt AC) berarti
multimeter berfungsi
sebagai voltmeter AC yang terdiri
dari lima batas ukur :
10; 50; 250; 500; dan 1000.
(6) Posisi DCV (Volt DC) berarti
multimeter berfungsi
sebagai voltmeter DC yang terdiri
dari lima batas ukur :
10; 50; 250; 500; dan 1000.
(7) Posisi DCmA (miliampere DC)
berarti multimeter
berfungsi sebagai mili amperemeter
DC yang terdiri dari
tiga batas ukur : 0,25; 25; dan 500.
(8) Tetapi ke empat batas ukur di
atas untuk tipe
multimeter yang satu dengan yang
lain batas ukurannya
belum tentu sama.
(9) Lubang kutub + (V A Terminal),
berfungsi sebagai
tempat masuknya test lead kutub +
yang berwarna
merah.
(10) Lubang kutub – (Common
Terminal), berfungsi
sebagai tempat masuknya test lead
kutub - yang
berwarna hitam.
(11) Saklar pemilih polaritas (Polarity
Selector Switch),
berfungsi untuk memilih polaritas DC
atau AC.
(12) Kotak meter (Meter Cover),
berfungsi sebagai tempat
komponen-komponen multimeter.
(13) Jarum penunjuk meter (Knife –
edge Pointer), berfungsi
sebagai penunjuk besaran yang
diukur.
(14) Skala (Scale), berfungsi sebagai
skala pembacaan
meter.

Categories

Facebook pags

Fans Page